Sejarah mencatat, seorang Napoleon Bonaparte Sang Kaisar perang Romawi yang tak pernah kalah dalam setiap pertempuran, ternyata takluk hanya dalam pelukan seorang Cleopatra.
Adiman [ pasti ] bukan Napoleon Bonaparte sedangkan pesona Yuyun yang setingkat Cleopatra, jelas membuatnya bertekuk lutut di dalam aura pesona Yuyun. Yah, akhir-akhir ini mahluk yang biasanya hidup [ dan beradaptasi terhadap lingkungannya ] dengan gaya jingkrak-jingkrak dan melompat-lompat, menjadi sosok yang alim dan sopan.
Kesambet apa anak punk yang satu ini?
Kesambet jin botak berkepang tujuh dari Gedung Tua pabrik gula kah?
Entahlah guys…
Tapi yang pasti perubahan anak urakan itu harus dibayar mahal dengan seringnya Yuyun berjalan bersama dengan dia. Ada apa dengan Yuyun?
Apa yang menyebabkan Adiman menjadi kalem dan Yuyun menjadi mau berjalan berdua dengannya?
Yang jelas, kami semua bertanya-tanya waktu itu…
Kami bingung, Hernalijo semaput. Dia sampai mengadakan aksi dramatis : mogok makan buah jengkol.
”Kalau Yuyun masih tetap berjalan berdua dengan Adiman, saya mogok makan…” ancam Hernalijo.
***
Tapi, sejak Adiman menjadi kalem, kelas kami [ bahkan seluruh kelas angkatan kami ] menjadi damai, tidak ada lagi hama wereng pengganggu. Tidak ada lagi manusia punk yang menggoda kaum cewek di kelas kami.
Tidak ada lagi wajah gothic-nya yang selalu nongol di sela-sela jendela kami.
Sarudin tidak lagi jantungan, saat kepala jabriknya tiba-tiba nongol di jendela kelas kami.
Apa yang terjadi dengan semua ini?
Permainan macam apa yang sedang diperagakan oleh Yuyun, sehingga membuat mahluk turunan Planet Uranus ini menjadi kalem dan santun?
Jawabannya terbongkar seminggu kemudian, guys…
Ternyata, Yuyun menerapkan beberapa syarat tantangan kalau Adiman hendak menjadi pacarnya, yaitu :
1. Jangan urakan dan mengganggu cewek kelas kami
2. Mengamalkan pendidikan moral pancasila dengan baik dan benar
3. Mengerjakan soal fisika dari bab 1 sampai bab 7
4. Mengerjakan soal Biologi dari bab 3 sampai bab 9
5. Mengerjakan soal Matematika dari bab 2 sampai bab 8
6. Jangan pipis sembarangan
Kalau dalam seminggu dia bisa melalui semua tantangan itu, Yuyun rela menjadi pacar ketiganya.
Busyet, tantangan yang sangat berani dan penuh resiko.
Mirip sayembara Roro Jonggrang untuk membangun seribu candi dalam satu malam…
Ooh, pantes saja selama seminggu ini, mahluk antik itu menjadi amat kalem dan penurut.
***
Untungnya, Adiman gagal total melaksanakan tantangan itu.
Ketika pagi hari Adiman kembali berulah menjadi urakan dan liar, mirip pemain kuda lumping kena paku. Kembali ke gaya adaptasi terhadap lingkungannya dengan berjingkrakan.
Mana sanggup dia tidak pipis sembarangan ?
Biarlah ’kuda lumping’ itu kembali mengusik taman indah milik kami, yang penting bunga harum itu tidak menjadi miliknya. Anggap saja, gangguan itu sebagai intermezo dalam pertunjukan tarling.
Hernalijo yang sangat girang mendengar Adiman gagal menjalankan semua tantangannya, “YESSS, Yuyun is still in my heart…YeaaAAAH!”
Dia menghentikan aksi mogok makan buah jengkolnya.
Dan syukuran tujuh hari tujuh malam : tidak sikat gigi.
(DONT TRY IT, AT HOME !!!)