Ini sebuah pertemuan tidak sengaja, serba kebetulan dan tak terduga. Ketika penulis sedang menunggu pesawat di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, tanpa sengaja duduk bersebelahan dengan seseorang …
Orangnya nggak keren-keren amat, wajah kurang lumayan, body-nya di bawah standar atletis. Gaya diluar trend. Pokoknya tidak simetris untuk digambarkan dengan kata-kata, apalagi dengan pensil warna.
Akhirnya iseng-isenglah kami berbicara ngalor-ngidul, wetan-ngulon, membunuh waktu sambil menunggu pesawat yang belum juga mendarat. Katanya sih, pesawatnya kehabisan bahan bakar dan parkir sementara di atas awan.
Ngobrol kesana-kemari, akhirnya dia menyebut kalau dia orang Cirebon, Cirebon coret tepatnya. Tapi dia menolak menyebutkan nama dan identitas, cuma dia bilang alumni Neplusa Plumbon Cirebon juga, kebetulan angkatan 1992 juga. [ Hah...?? masa' seh..??! Kok dulu penulis nggak pernah ketemu sama wajah yang aneh ini? Nggak tenar kali dia, yah...? ] Atau dia cuma ngaku-ngaku saja…?
Akhirnya, untuk mencoba seberapa jauh dia mengenal Neplusa Angkatan 92, ku sodorkan laptop sambil membuka blog ini [ blog yang sedang anda baca ini... ], “Anda pernah baca ini…?” tanyaku. Dia mengangguk pelan, sok cool. Sok mengerti. Sambil mengelus-elus dagunya yang gersang tanpa jenggot itu…
Inilah beberapa petikan wawancara itu. Penulis [ kusingkat P, biar cepat ], ‘Orang aneh’ teman baruku itu kusebut Mr.OA [ Orang Aneh ]…semoga orang itu nggak membaca blog ini lagi…hehehe.
P : Bener, anda alumni Neplusa angkatan 92…?
Mr. OA mengangguk, sambil mengelus dagunya. kembali..gaya anehnya kumat…
P : Apakah anda mengenal tokoh-tokoh yang ada di blog ini…?
Mr. OA kembali mengangguk, “saya jamin, cerita ini 100% asli. Saya kenal orang-orang yang ada di blog ini…”
Mmmm…
Inilah orang yang kutemui di Bandara tanpa sengaja itu :
Hai orang aneh, siapakah dirimu…?

Aq tau orang aneh itu, nama Nuradi, bocah pecung yg ga pernah marah, ciri khas nya senyumannya lugu dan renyah, speda jd kendaraan andalannya waktu smp, tapak tangannya slalu basah…anaknya pintar dan baik ke smua orang..mantap sob
Lamun wong kuen sih arane bener … wonge pecung blok desa kasugengan lor, terus kalem, bli arogan, ceplas-ceplos, pinter pisan, kayae wis dadi pejabat negara… priben kang kabare sekien, masih betah ning jagate wong tah? kpn bangun desa kasugengan lor?
Skrang nuradi ada dimna,klo bolh tau penulisnya sapa ya